Tue. May 17th, 2022

Delapan penelitian dari para peneliti dari Baylor College of Medicine, Houston, AS, menunjukkan bahwa gejala penyakit asam lambung meningkat dengan memiliki BMI atau indeks massa tubuh yang tinggi. Gejala Asam Lambung dapat meningkat sebanyak 50 persen pada orang yang kelebihan berat badan dibandingkan dengan orang dengan berat badan normal. Obesitas sama sekali bukan kabar baik.

Diperlihatkan pada tahun 2006 oleh Dr. B Jacobson, dari Boston University of Medicine, AS, bahwa kesehatan pencernaan dipengaruhi oleh kelebihan berat badan. Seseorang dengan berat badan normal bertambah sedikit, masih bisa terlihat baik-baik saja dan tidak dianggap obesitas, tetapi masih bisa menjadi lebih rentan terhadap Asam Lambung. Juga seseorang yang memperhatikan gejala Asam Lambungnya menjadi lebih parah dapat menurunkan beberapa kilogram untuk membantu meringankan gejala tersebut.

Jadi, apakah kelebihan berat badan itu penting?

Bayangkan lapisan dan lapisan lemak tubuh ekstra menekan perut, mendorongnya ke dalam, mengandung dan menjebak asam lambung dalam lipatan alami yang terbentuk di perut. Tambahkan efek makanan yang dicerna dan hasilnya bisa menjadi hernia. Kami bahkan tidak mempertimbangkan perubahan hormonal dalam tubuh Anda yang dapat menyebabkan obesitas dan masalah lain di tubuh Anda seperti pencernaan.

Baca juga di Makanan untuk Penderita Asam Lambung untuk mendapatkan produk Makanan Penurun Asam Lambung dengan Cepat Aman dan sudah BPOM – HALAL MUI yang sesuai dengan keinginan anda.

Dua puluh persen orang Amerika saat ini menderita penyakit Asam Refluks berkala atau GERD. Asam surutnya kemudian dapat mengganggu hal-hal sehari-hari seperti makan atau tidur. Obesitas menjadi epidemi hari ini dan membantu menambah persentase ini. Kanker tertentu termasuk kanker kerongkongan telah dikaitkan dengan obesitas.

Orang yang kelebihan berat badan rentan terhadap sfingter esofagus yang lebih lemah dan cenderung mengembangkan kondisi yang berhubungan dengan Refluks Asam yang disebut hernia hiatus. Ini adalah saat bagian atas perut menonjol di atas diafragma. Ada begitu banyak yang bisa ditampung dalam ruang yang terbatas, sehingga lipatan bisa menjadi hernia permanen.

Kekhawatiran lain bagi orang yang menderita Asam Lambung adalah bahwa penelitian menunjukkan bahwa bahkan ketika menjalani operasi untuk menurunkan berat badan, Refluks Asam masih bisa memburuk. Pendapat bertentangan mengenai apakah akan merawat orang yang kelebihan berat badan melalui operasi.

Obesitas meningkatkan tekanan perut dan menyebabkan isi perut kembali ke pipa makanan. Obesitas juga berkontribusi terhadap gerakan yang lebih lambat dan kurang olahraga serta hilangnya berbagai tonus otot. Di antara mereka yang terkena bisa menjadi Sfingter Esofagus.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *